
Pecinta,
kalau kamu lagi menjalani hubungan tanpa status, ada berbagai aturan
penting yang harus kamu ketahui agar tidak menimbulkan sakit hati. Ini
beberapa aturan yang perlu kamu pahami.
Mengisi kekosongan
Tanamkan
dalam hati bahwa hubungan kamu cuma sekedar mengisi kekosongan,
ungkapkan hal tersebut kepada si dia dan buatlah komitmen berdua. Dengan
begitu, kamu tidak berhak marah saat si dia menghilang begitu saja.
Hindari sentuhan fisik
Dari awal membina hubungan tanpa status, sebaiknya hindari sentuhan
fisik
yang dapat menimbulkan benih-benih cinta maupun nafsu belaka diantara
kalian berdua. Jadi kamu pun tidak perlu berat hati atau merasa
dirugikan saat ia akhirnya meninggalkan kamu.
Tidak cemburu
Jangan
biarkan rasa cemburu menguasai hati dan pikiran, sehingga kamu tidak
bakal merasa sakit hati saat si dia dekat dengan orang lain begitu juga
sebaliknya. Kalau si dia mulai cemburu sebaiknya ingatkan komitmen awal
kamu, bahwa kalian cuma menjalin hubungan tanpa status.
Hindari janji palsu
Jangan
memberinya sebuah harapan baru atas hubungan yang kalian jalani. Dalam
hubungan tanpa status, sebaiknya hindari memberi janji palsu. Terlebih
kalau kamu sadar bahwa tidak mampu untuk mewujudkannya.
Jangan terlalu berharap
Kalau
kamu berharap dari hubungan yang tidak punya kepastian, sudah pasti
salah. Maka, kamu tidak perlu berharap lebih pada pasangan kamu, karena
kamu pasti sudah mengetahui bahwa belum tentu ia bisa memenuhi semua
harapan kamu.

Bertahan
dalam suatu hubungan yang jelas-jelas tidak ada masa depannya, sering
dipertahankan oleh banyak orang. Berharap suatu hari nanti kondisi bakal
berubah padahal sia-sia.
Kalau tidak ada perubahan dari si dia atau kalian berdua memang sudah tidak 'jodoh' buat apa sebuah hubungan dipertahankan.
Tidak cocok
Tidak
ada manusia yang cocok satu sama lain. Kalau ada perbedaan kecil itu
wajar. Kita lebih rajin menabung, sedangkan dia sangat boros. Si dia
lebih suka olahraga sedangkan kita tidak suka olahraga sama sekali.
Perbedaan tersebut biasa terjadi. Tapi coba bayangkan kalau perbedaan
itu sangat besar.
Apa saja yang dia lakukan kita anggap salah,
begitupun dengan dia. Membahas apapun ujung-ujungnya malah bertengkar.
Kalau sekarang kita tidak pernah cocok berdiskusi denan pacar,
kemungkinan kita pun tidak bakal cocok dengannya 10 tahun dari sekarang.
Si dia tidak membuat kita lebih baik
Sebelum mengenal dia, kita aktif mengikuti kegiatan-kegiatan sosial. Setelah berpacaran, kok malah tidak punya kehidupan sosial?
Sebelum
pacaran dengan dia kita rajin ikut pengajian atau paduan suara. Tapi
begitu berpacaran, si dia menyita waktu kamu cuma untuk
bersenang-senang.
Kemana-mana wajib lapor, kemana-mana harus bersamanya bahkan ingin pergi bersama keluarga saja susahnya minta ampun.
Mungkin
kita masih bisa menerima sikapnya yang seperti ini, namun percayalah
suatu saat nanti kita bakal merasa bosan karena selalu menghabiskan
waktu dengannya.
Hubungan seperti ini hanya menjadi bom waktu
yang akan meledak suatu hari nanti. Kenalilah batasan antara posesif
yang sehat dan merugikan.
Dapatkan Tambahan Penghasilan hanya dengan mengisi nama lengkap dan alamat email saja. klik DaftarAyo tunggu apalagi segera bergabung menjadi seorang yang berhasil.