PPC Iklan Blogger Indonesia

Minggu, 23 Februari 2014

Peraturan Menjalani Hubungan Tanpa Status


image
Pecinta, kalau kamu lagi menjalani hubungan tanpa status, ada berbagai aturan penting yang harus kamu ketahui agar tidak menimbulkan sakit hati. Ini beberapa aturan yang perlu kamu pahami.

Mengisi kekosongan
Tanamkan dalam hati bahwa hubungan kamu cuma sekedar mengisi kekosongan, ungkapkan hal tersebut kepada si dia dan buatlah komitmen berdua. Dengan begitu, kamu tidak berhak marah saat si dia menghilang begitu saja.

Hindari sentuhan fisik
Dari awal membina hubungan tanpa status, sebaiknya hindari sentuhan
fisik yang dapat menimbulkan benih-benih cinta maupun nafsu belaka diantara kalian berdua. Jadi kamu pun tidak perlu berat hati atau merasa dirugikan saat ia akhirnya meninggalkan kamu.

Tidak cemburu
Jangan biarkan rasa cemburu menguasai hati dan pikiran, sehingga kamu tidak bakal merasa sakit hati saat si dia dekat dengan orang lain begitu juga sebaliknya. Kalau si dia mulai cemburu sebaiknya ingatkan komitmen awal kamu, bahwa kalian cuma menjalin hubungan tanpa status.

Hindari janji palsu
Jangan memberinya sebuah harapan baru atas hubungan yang kalian jalani. Dalam hubungan tanpa status, sebaiknya hindari memberi janji palsu. Terlebih kalau kamu sadar bahwa tidak mampu untuk mewujudkannya.

Jangan terlalu berharap
Kalau kamu berharap dari hubungan yang tidak punya kepastian, sudah pasti salah. Maka, kamu tidak perlu berharap lebih pada pasangan kamu, karena kamu pasti sudah mengetahui bahwa belum tentu ia bisa memenuhi semua harapan kamu.

Minggu, 09 Februari 2014

Tipe Hubungan yang Tidak Perlu Dipertahankan



image
Bertahan dalam suatu hubungan yang jelas-jelas tidak ada masa depannya, sering dipertahankan oleh banyak orang. Berharap suatu hari nanti kondisi bakal berubah padahal sia-sia.

Kalau tidak ada perubahan dari si dia atau kalian berdua memang sudah tidak 'jodoh' buat apa sebuah hubungan dipertahankan.

Tidak cocok
Tidak ada manusia yang cocok satu sama lain. Kalau ada perbedaan kecil itu wajar. Kita lebih rajin menabung, sedangkan dia sangat boros. Si dia lebih suka olahraga sedangkan kita tidak suka olahraga sama sekali. Perbedaan tersebut biasa terjadi. Tapi coba bayangkan kalau perbedaan itu sangat besar.

Apa saja yang dia lakukan kita anggap salah, begitupun dengan dia. Membahas apapun ujung-ujungnya malah bertengkar. Kalau sekarang kita tidak pernah cocok berdiskusi denan pacar, kemungkinan kita pun tidak bakal cocok dengannya 10 tahun dari sekarang.

Si dia tidak membuat kita lebih baik
Sebelum mengenal dia, kita aktif mengikuti kegiatan-kegiatan sosial. Setelah berpacaran, kok malah tidak punya kehidupan sosial?

Sebelum pacaran dengan dia kita rajin ikut pengajian atau paduan suara. Tapi begitu berpacaran, si dia menyita waktu kamu cuma untuk bersenang-senang.

Kemana-mana wajib lapor, kemana-mana harus bersamanya bahkan ingin pergi bersama keluarga saja susahnya minta ampun.

Mungkin kita masih bisa menerima sikapnya yang seperti ini, namun percayalah suatu saat nanti kita bakal merasa bosan karena selalu menghabiskan waktu dengannya.

Hubungan seperti ini hanya menjadi bom waktu yang akan meledak suatu hari nanti. Kenalilah batasan antara posesif yang sehat dan merugikan.
Dapatkan Tambahan Penghasilan hanya dengan mengisi nama lengkap dan alamat email saja. klik Daftar

Ayo tunggu apalagi segera bergabung menjadi seorang yang berhasil.